Kamis, 19 Desember 2013

Diary


Pada bulan April lalu istri ku meninggal karena penyakit kanker. Selama 4 bulan terakhir hanya ada aku dan anakku saja. Aku tidak tahu, apa yang harus kulakukan jika tanpa ada anakku.  Dia adalah alasan ku untuk hidup. Kami berdua sangat merindukan keberadaan istriku. Hari ini, aku baru saja membongkar laci di dalam kamar dan aku menemukan sebuah diary. Di dalamnya terdapat tulisan tangan dari istriku, tetapi ia tak menulis terlalu banyak. Beberapa halaman yang dibuat tampak sangat aneh. Aku membalik halaman buku itu sampai akhir untuk melihat apa yang ia tuliskan sebelum ia meninggal. Inilah apa yang ia tulis :

15/02 : Hidup ku dengan mu baru saja dimulai
21/02 : Aku telah tercipta hanya untuk bersama mu
12/03 : Kematian tak dapat memisahkan kita
13/04 : Aku tak akan pergi meninggalkan mu
21/04 : Aku sudah tak punya waktu lagi
06/05 : Apa kamu mengerti ?

Aku terus membacanya sampai habis tetapi aku masih belum mengerti tentang apa yang ia coba katakan kepadaku



This riddle has translated from scaryforkids.com

Kamis, 12 Desember 2013

Handphone


Aku adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta.
Setiap hari aku pulang sekitar pukul 20.00.
Sepulang dari kantor aku duduk santai di ruang tamu dan minum teh sambil menonton TV. hanya ini aktifitas yang biasa ku lakukan sehabis bekerja karena aku hanya tinggal sendiri.
Sesekali aku mengecek handphone dan melihat aktifitas yang terjadi di sosial media.

Tak lama kemudian aku menaruh handphone ku di atas meja. 

Kriiiinnngggg…. 

Tiba - tiba saja handphone ku berdering, aku langsung mengangkatnya.
Ternyata teman sekantor ku menelepon. Ia berbicara dengan nada yang tinggi dan berteriak.
Ia menuduh ku bahwa aku telah menggelapkan data perusahaan, padahal aku tidak pernah melakukan hal semacam itu. Selama hampir 2 jam aku berdebat dengan teman sekantor ku hingga akhirnya membuat diri ku menjadi emosi.

Aku yang sudah  tak tahan dengan pembicaraan ini langsung saja memutuskan panggilan ditengah pembicaraan dan melempar handphone ku tengah ke sofa.

Handphone terus berdering. Aku berusaha mengabaikan panggilannya.
Tak tahan lagi, langsung saja ku matikan handphone dan ku cabut baterai nya agar ia tak bisa menelpon lagi. Aku sangat lelah sekali, aku segera pergi ke kamar tidur untuk beristirahat dan berharap malam ini aku bisa tidur dengan tenang.

Suasana malam ini tampak senyap dan sunyi, aku jadi lebih bisa menikmati tidurku, apalagi kemarin aku membeli kasur baru, sehingga terasa lebih empuk.

Waktu menunjukkan pukul 02.15 aku terbangun dari tidurku.
Aku dikejutkan oleh bunyi suara yang aneh. Suara itu tampaknya berasal dari luar kamar ku.
Aku segera bangun dari tempat tidur ku dan mencari sumber suara aneh tersebut.
Tampaknya suara itu berasal dari ruang tamu.

Segera ku ambil pemukul baseball yang kuletakkan di bawah tempat tidurku untuk berjaga-jaga. Kemudian aku pergi ke ruang tamu, suara itu makin terdengar nyaring hingga aku sampai di balik pintu ruang tamu. Kemudian aku bersembunyi dari balik pintu dan mengintip

"apakah ada seseorang ?".

Begitu ku lihat, aku tak menemukan siapa pun disini, kuperhatikan suara itu berasal dari sofa yang ada di depan TV.
Segera ku dekati sofa itu dan ternyata suara itu berasal dari bunyi alarm handphone ku. Aku lega sekali kupikir ada pencuri yang masuk. 
Segera kumatikan alarm nya dan kubawa handphone ku ke dalam kamar.

Aku kembali melanjutkan tidur ku agar esok pagi aku bisa kembali beraktifitas.




Kamis, 09 Mei 2013

Hardcore Attack 2013 with Pay No respect (26 April 2013 at Auditorium Unmul, Samarinda)

Ini adalah ketiga kalinya event ini diselenggarakan. Hardcore Attack kali ini sedikit berbeda, karena ini untuk pertama kalinya Pay No Respect band Hardcore yang berasal dari UK menjadi bagian dari Line up kali ini. Event yang diselenggarakan oleh FIRSTHAND STORE ini membuktikan bahwa scene Hardcore Punk Di Samarinda masih bertahan. Selain Pay No Respect, band lokal yang menjadi line up antara lain Hardanger, Sparta, Reunion, dan The Shantoso (Sidoarjo).

Waktu menunjukan pukul 8 dan gerbang pintu masuk telah dibuka. Para hardcore kids yang tidak sabar untuk bermoshing ria berjejer mengantri untuk membeli tiket masuk walaupun kondisi cuaca pada malam itu sangat dingin sekali karena sehabis diguyur hujan deras pada sore tadi. Tetapi hal ini tidak meyurutkan semangat para hardcore kids ini. Acara dibuka oleh Hardanger, band yang berasal dari Balikpapan ini menjadi pemecah suasana hening pada saat itu dengan musik dan beat catchy yang memancing crowd. Disusul oleh penampilan kedua dari Punggawa Beatdown hardcore Di Samarinda yaitu Sparta dengan Heavy Breakdown dan 2 step beat yang menghentak yang mulai memanaskan suasana crowd. Band ketiga adalah Reunion, band dengan gaya musik oldschool hardcore membuat crowd semakin liar ditambah lagi dengan pada saat mereka mengcover lagu-lagu dari Straight Answers. The Shantoso yang seharusnya menjadi bagian dari line-up mendadak tidak bisa tampil sehingga jadwal Pay No Respect dipercepat untuk segera tampil.

Akhirnya band yang ditunggu - tunggu telah berada diatas stage,  barisan lagu dari Pay No Respect berhasil memicu crowd untuk meliarkan suasana dan Pay No Respect tampil sangat prima pada malam itu. Sang vokalis Joe Kenney juga sempat melontarkan candaan dengan menyebut kata "SUSU" diatas panggung yang membuat suasana menjadi ceria. Setelah acara selesai para penonton pun mendatangi para personil Pay No Respect untuk berfoto bersama.






Selasa, 12 Maret 2013

Sick Of It All live in Surabaya


Band Hardcore legendaris asal New York, Amerika Serikat SOIA (Sick of it all) untuk kedua kali nya kembali ke Indonesia. Kali ini SOIA berkunjung ke dua kota yaitu Surabaya dan Jakarta. Khusus untuk kota Surabaya yang mendapat perhatian dibagian ini.

Acara yang diadakan di Lapangan Basuki Rahmat, Surabaya ini dibuka oleh band - band lokal yang berbahaya seperti Outright (Bandung), Spirit Of Life (Solo), Sharkbite (Malang), Fraud (Surabaya), Knockdown (Yogyakarta), dan Screaming out (Surabaya). Sharkbite yang menjadi bagian dari line up mendadak tidak tampil dalam acara ini dikarenakan keterbatasan waktu. 

Ini pertama kalinya saya menyaksikan penampilan band ini secara langsung. Malam itu pada hari Kamis 7 Maret 2013 Kota Surabaya sedang diguyur oleh hujan deras. Tetapi hal itu tidak mengurangi semangat saya untuk menyaksikan band legendaris itu. Dan ternyata perjuangan saya tidak sia - sia SOIA tampil luar biasa pada malam itu dengan sound dan perform yang sangat maksimal. Dengan membawakan lagu - lagu hits mereka dari album lama sampai terbaru, yang membuat para penggemar menari dan bernyanyi bersama.

Namun sayang, panggung yang di barikade oleh pagar menghalangi para fans untuk ber-sing along bersama sehingga terasa ada yang kurang. Tetapi tetap saja SOIA tampil sangat memukau pada malam itu dan ini menjadi pengalaman yang paling berkesan buat saya.